Follow by Email

Sunday, May 22, 2011

Contoh Roman Bahasa


SINOPSIS ROMAN TENGGELAMNYA KAPAL VAN DER WIJK

tenggelamnya kapal van der wijk adalah salah satu karya Hamka yang diterbitkan pertama kali oleh penerbit Bulan Bintang pada tahun 1939 .
tema cerita : masalah adat yang berlaku di Minangkabau dan masalah harta yang menghalangi hubungan cinta kasih antara sepasang muda-mudi

setting cerita : daerah Minangkabau, padang panjang, Jakarta, dan Surabay .

tokoh-tokoh :

1. Zainuddin, seorang pemuda yang dilahirkan dari pasangan melayu padang dengan Mengkasar
2. Mak Base, seorang saudagar kaya di Mengkasar yang menjadi orang tua angkat Zainuddin
3. Hayati, seorang gadis yang menjadi kekasih Zainuddin. ia adalah korban dari adat yang terlalu mengekangnya sehingga ia menikah dengan Azis
4. Khadijah, sahabat hayati. ia adalah adik kandung Azis.
5. Muluk, sahabat Zainuddin
6. Pendekar Sutan, seorang saudagar kaya yang dihormati di Batipuh. ia adalah ayah kandung Zainuddin
7. Daeng Habibah, seorang wanita berasal dari mengkasar yang merupakan ibu kandung Zainuddin, seorang wanita berasal dari Mengkasar yang merupakan ibu kandung Zainuddin
8. Datuk Mantari Labih, mamaknya pendekar sutan yang sangat rerakah

Ringkasan Cerita :
Zainuddin berhasil kembali ke kampung halamannya setelah mendapat izin dari Mak Base, orang tua angkatnya. Zainuddin tinggal di Mengkasar setelah ayah kandungnya, pendekar Sutan, terusir dari Batipuh karena membunuh Datuk Mantari Labih, kemudian ia pergi ke Mengkasar dan menikah dengan Daeng Habibah sehingga lahirlah Zainuddin. setelah ayahnya meninggal dunia,Zainuddin diangkat anak oleh Mak Base yang baik hati itu.
Ketidakadilan yang menimpa ayahnya akibat adat istiadat yang membelenggu di daerahnya juga dirasakan oleh pemuda itu. Zainuddin yang bukan orang padang asli, karena ibunya bukan kelahiran Batipuh . harus mendapatkan tantangan yang besar dalam menjalin hubungan cintanya dengan Hayati. Selain itu, juga karena Zainuddin adalah anak yatim piatu. Sekalipun demikian, hubungan cinta kasih antara Zainuddin dan Hayati tetap berjalan dengan cara saling berkirim surat.
Suatu hari Hayati beqmaksud pergi ke Padang Panjang untuk melihat pasar malam.
sebelum berangkat, ia telah mengabarkannya kepada Zainuddin, sehingga kedua anak muda itu berjanji untuk bertemu dan melepaskan perasaan rindunya di rumah Khadijah, sahabat Hayati.
Namun, pertemuan antara Hayati dan Zainuddin mendapatkan halangan dari Azis, kakaknya Khadijah yang secara diam-diam mencintai Hayati.
Persaingan antara Zainuddin dan Azis terjadi ketika kedua pemuda itu sama-sama mengirimkan surat kepada orang tua Hayati. Dari lamaran kedua pemuda itu, ternyata lamaran Azis yang diterima karena orang tua Hayati mengetahui latar belakang keluarga pemuda yang kaya raya itu. Sedangkan lamaran Zainuddin ditolak karena orang tua Hayati tidak ingin anaknya bersuamikan lelaki miskin. Mereka tidak mengetahui bahwa Zainuddin baru saja menerima warisan kekayaan dari Mak Base yng telah meninggal dunia.
setelah lamarannya ditolak, Zainuddin pun jatuh sakit, sedangkan Hayati harus menjalani hidup dengan orang yang tidak ia cintai sehingga ia merasa sangat tertekan . Apalagi Azis memiliki perangai yang buruk sehingga rumah tangganya tidak bahagia.
Zainuddin kemudian mengikuti saran Muluk sahabatnya, untuk pindah ke Jakarta. Di Jakarta, Zainuddin menjadi penulis yang terkenal sehingga namanya mulai banyak dikenal orang. kemudian, ia pindah ke surabaya dan tetap meneruskan pekerjaannya sebagai penulis.
Ia bahkan dikenal sebagai penulis yang kaya dan dermawan. Sementara itu, Azis pun dipindahkan ke Surabaya, sehingga ia bersama Hayati menetap di kota yang sama. Kepindahan ini mempertemukan Hayati dengan Zainuddin.
Ketika Azis dipecat dari pekerjaannya karena kecerobohan dan kelalaiannya dalam menjalankan perusahaan, ia bersama Hayati tinggal di rumah Zainuddin.
Namun, Azis merasa tidak kerasan tinggal di rumah Zainuddin karena perlakuan Zainuddin yang yang sangat baik terhadap keluarganya.
Azis kemudian memutuskan untuk meninggalkan Hayati di rumah Zainuddin dan pergi entah kemana.
Tak berapa lama kemudian, Azis mengirimkan dua surat, yaitu surat pertama ditujukan kepada Hayati yang isinya akan menceraikan Hayati, dan surat yang kedua ditujukan kepada Zainuddin yang isinya meminta Zainuddin untuk menikahi Hayati. Surat itu merupakan pesan terakhir darinya karena tak berapa lama Azis pun meninggal dunia.
Sekalipun dalam hati Zainuddin masih mencintai Hayati, ia menolak permintaan Azis karena perasaan dendamnya kepada orang tua Hayati yang menolak lamarannya ketika dahulu.
ia bahkan menyuruh Hayati untuk kembali ke kampung halamannya.
Hal itu membuat hati Harxati merasa hancur. Keesokan harinya, Hayati bergegas untuk kembali ke kampung halamannya dengan menggunakan kapal Van Der Wijk .
Setelah Hayati pergi, hati Zainuddin merasa gundah gulana karena ia tidak dapat menghilangkan perasaan cintanya kepada Hayati.
Ia segera menyusul Hayati ke pelabuhan, namun kapal yang ditumpangi Hayati telah berangkat. Zainuddin merasa sedih dan sangat menyesali perbuatannya.
Zainuddin semakin sedih ketika ia mendapat kabar bahwa kapal yang ditumpangi Hayati tenggelam, Hayati di rawat di rumah sakit,.
Dengan ditemani sahabatnya, Zainuddin segera berangkat ke rumah sakit untuk menengok wanita yang sangat dicintainya itu. Ketika Zainuddin sampai di rumah sakit, ia melihat Hayati sedang terbaring tak berdaya. Ia pun memeluk Hayati dan menyatakan penyesalannya. Pertemuan mereka itu adalah pertemuan yang terakhir karena Hayati menghembuskan nafasnya yang terakhir dalam pelukan Zainuddin.
Kejadian itu membuat Zainuddin merasakan penyesalan yang berkepanjangan. sehingga ia jatuh sakit dan meninggal dunia.
Sebelum ia meninggal dunia, ia menuliskan wasiat yang berisi bahwa seluruh harta kekayaannya diberikan kepada Muluk, sahabat setiannya.
oh Roman

No comments:

Post a Comment